BONUS TERBARU BAVETLINE.COM : SPORTSBOOK BONUS DEPO AWAL 25% | BONUS DEPOSIT SELANJUT NYA 10% MINIMAL 200RB | KOMISI ROLLINGAN 0,5% | CASINO ONLINE : BONUS DEPO AWAL 20% | BONUS DEPOSIT SELANJUT NYA 5% MINIMAL DEPO 200RB | BONUS TANGKASNET99 SAMPAI DENGAN 20% !!! AYO IKUTAN BONUS2 NYA SEKARANG JUGA !!

Utang Luar Negeri Bertambah, Ketua DPR Minta BI Jaga Stabilitas Rupiah



Berita Terkini -  Ketua DPR Bambang Soesatyo meminta Bank Indonesia menjaga stabilitas kurs rupiah terhadap dollar Amerika Serikat. Sebab, depresiasi rupiah terhadap mata uang asing khususnya Dolar AS bisa berimbas pada bertambahnya beban dalam pembayaran utang luar negeri.

Bambang mengatakan, posisi terakhir utang luar negeri Indonesia sudah di angka 357,5 miliar dollar AS atau sekitar Rp 4.915 triliun kurs Rp 13.750 per dollar AS. "Angka ini tumbuh sebesar 10 persen dibanding bulan yang sama pada tahun lalu,"


kata Bambang di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (19/3/2018). Politisi PArtai Golkar ini pun mengingatkan BI agar terus menjaga kelancaran sistem pembayaran utang luar negeri.

Ketua DPR Bambang Soesatyo meminta Bank Indonesia menjaga stabilitas kurs rupiah terhadap dollar Amerika Serikat. Sebab, depresiasi rupiah terhadap mata uang asing khususnya Dolar AS bisa berimbas pada bertambahnya beban dalam pembayaran utang luar negeri.

DAPATKAN BONUS DEPOSIT 30% DENGAN CARA MENGISIH KOLOM REGISTER DI BAWAH INI !!!

Berita Terkini -  Bambang mengatakan, posisi terakhir utang luar negeri Indonesia sudah di angka 357,5 miliar dollar AS atau sekitar Rp 4.915 triliun kurs Rp 13.750 per dollar AS. "Angka ini tumbuh sebesar 10 persen dibanding bulan yang sama pada tahun lalu," kata

Bambang di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (19/3/2018). Politisi PArtai Golkar ini pun mengingatkan BI agar terus menjaga kelancaran sistem pembayaran utang luar negeri.


Politikus berlatar belakang pengusaha itu juga meminta pemerintah meningkatkan kinerja di bidang perekonomian. Salah satunya adalah menggenjot cadangan devisa

. Terutama, pendapatan devisa dari kegiatan ekspor untuk memperbaiki rasio utang luar negeri terhadap cadangan devisa. "Sehingga ketahanan ekonomi domestik tetap terjaga," ujar dia.